Paham Kekuasaan Sunda

 Oleh JAKOB SUMARDJO

KEKUASAAN kurang lebih berarti kemampuan, kesanggupan, kekuatan, kewenangan untuk menentukan. Kekuasaan meliputi wilayah keluarga, kampung, negara, lembaga. Dalam pengertian kebudayaan, wilayah-wilayah kekuasaan tadi menampakkan pola-pola yang sama. Pengaturan kekuasaan dalam keluarga, dalam kampung, dalam kerajaan sama. Itulah pola kekuasaan yang menampakkan dirinya dalam berbagai hasil budaya Sunda. Namun, kebudayaan sebagai cara hidup kelompok itu berubah terus. Apa yang akan diuraikan di sini berdasarkan artefak-artefak budaya yang sudah ada, jadi agak kesejarahan, dalam arti “telah terjadi”. Lajengkeun maos

Advertisements

Perilaku Politik Orang Sunda

Oleh SETIA GUMILAR

SEBAGAI dampak diberlakukannya konsep sentralisme pada masa Orde Baru hampir seluruh tatanan sosial mengalami persoalan yang sangat mengkhawatirkan. Dari segi budaya, kita merasakan adanya pemberangusan nilai-nilai budaya lokal yang semestinya merupakan fondasi bagi bangsa yang majemuk keberadaannya di dalam berinteraksi dengan nilai-nilai yang masuk melalui proses modernisasi dan globalisasi. Akibatnya, nilai-nilai budaya lokal kian tenggelam dimakan oleh budaya asing sebagai konsekuensi adanya upaya pemulihan kestabilan negara dengan menjadikan modernisasi sebagai ujung tombak pembangunan pada masa peralihan dari Orla ke Orba. Lajengkeun maos

Kekuasaan Sunda dalam Konstalasi Politik Modern; Sebuah Perspektif Perbandingan dengan Jawa

Oleh MOEFLICH HASBULLAH

BERBICARA tentang kekuasaan, terutama dalam perspektif Sunda, ada dua hal berbeda yang perlu dibahas: tradisi kekuasaan dan tradisi berkuasa dari sebuah etnis atas suku-suku atau kerajaan lain dalam sejarah politik Nusantara. Yang pertama, yaitu tradisi kekuasaan, dapat dipastikan ada dalam setiap kelompok masyarakat. Di mana masyarakat manusia berkumpul dan hidup bermasyarakat, dapat dipastikan, di situ terdapat seperangkat instrumen dan struktur kekuasaan serta sekelompok kecil elit penguasa yang memimpin, mengatur dan seringkali menjadi penentu arah hidup publik. Sejak dikenal lewat catatan sejarah, diketahui bahwa masyarakat Sunda mengenal tradisi kekuasaan. Tradisi kekuasaan di Nusantara dalam era klasik dalam wujud konkritnya terlihat dari hadirnya institusi politik seperti kerajaan (masa pra-Islam) dan kesultanan (masa pengaruh Islam), atau negara dan partai politik dalam era modern. Lajengkeun maos

Budaya Kekuasaan Sunda; Perspektif Demokrasi

 Oleh RULLY INDRAWAN

MENULIS sebuah risalah dengan karakteristik ilmiah untuk judul di atas, jelas bukan pekerjaan mudah. Namun dengan berbagai pertimbangan, sekedar beropini, menulis mengenai hal tersebut tampaknya tidak ada salahnya. Sebagai elemen pendukung budaya Sunda memang seharusnya merasa terpanggil untuk concern  terhadap dinamika dan problematika budaya tatali karuhun ini. Lajengkeun maos

Budaya Kekuasaan Sunda; Analisis Historis

Oleh A. SOBARNA HARDJASAPUTRA

KEKUASAAN termasuk aspek politik yang banyak dibahas dan dipermasalahkan oleh para ahli dengan pandangan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, konsep kekuasaan pun bermacam-macam. Namun demikian, dalam konsep kekuasaan yang bermacam-macam itu terlihat adanya dasar pendapat yang sama, yaitu bahwa kekuasaan adalah kemampuan satu pihak (subjek kekuasaan) untuk mempengaruhi pihak lain (objek kekuasaan), sehingga pihak lain bertindak sesuai dengan kehendak dan tujuan subjek kekuasaan (pemegang kekuasaan). Lajengkeun maos